katakan padaku bagaimana menggapaimu…..
bagaimana mengerti hatimu….
mengerti tentang senyummu…
Mengerti tentang tutur katamu…
Berhentilah sejenak pernak pernik dunia ini…
Tidak adakah arti ketulusan…
Tidak adakah arti sebuah kejujuran…
Tidak adakah arti sebuah kemurnian…
Kau rangkai kata-kata menjadi sebuah cerita…..
Setelah tertuang lalu kau campakkan semua…
Tampa ada ragu dan pemikiran…Seolah tak ada arti…
Dan kembali kau rangkai sesuka hatimu….
Jika harta membuatmu menjauh…
Betapa hinanya sebuah kepercayaan….
Jika kecantikan membuatmu mendekat ternodalah sebuah ketulusan…..
Tak apa tak ada kata…
Berlalu seperti gelombang ombak….
Diluar kau hiasi dengan permadani…
Didalam hatimu busuk seperti bangkai lebih busuk dari kotoran…
Katakan padaku bagai mana indah kau rasa tampa sebuah ketulusan…
Katakan padaku bagai mana kepercayan tampa kejujuran…
Katakan padaku damai tampa sebuah iman…. sayap-sayap hati yang terluka….
Tampilkan postingan dengan label Arti Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arti Cinta. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 19 Maret 2011
Selasa, 08 Juni 2010
Kita Tak Bisa Sembunyi
Rentang waktu tlah membungkus lukaku
pada jiwa yang ringkih
Mengarak hati jauh dari lingkaran lara
Berteguh dalam keyakinan jalan suatu saat.
Mungkin, kita tak pernah lelah mencarinya seperti katamu,
"Aku menyukai kemungkinan dalam hal terkecil sekalipun,
Seperti semut yang pergi ke luar angkasa"
Pada waktu yang berjalan jauh nanti.
Mungkin, memberi kita kesempatan sekali lagi
Membuka lembaran baru di pelataran cintaNya
Bersama kuncup melati terangkai rapi
Menjuntai elok di atas selembar kerudung putih atau biru perlambang haru
Merebak wangi hingga relung hati
Pada akhirnya, aku mengikat diri dihatimu dalam perjamuan agungNya.
Takdir menghalalkanku bagimu
Karena kita tak bisa sembunyi dari itu....
pada jiwa yang ringkih
Mengarak hati jauh dari lingkaran lara
Berteguh dalam keyakinan jalan suatu saat.
Mungkin, kita tak pernah lelah mencarinya seperti katamu,
"Aku menyukai kemungkinan dalam hal terkecil sekalipun,
Seperti semut yang pergi ke luar angkasa"
Pada waktu yang berjalan jauh nanti.
Mungkin, memberi kita kesempatan sekali lagi
Membuka lembaran baru di pelataran cintaNya
Bersama kuncup melati terangkai rapi
Menjuntai elok di atas selembar kerudung putih atau biru perlambang haru
Merebak wangi hingga relung hati
Pada akhirnya, aku mengikat diri dihatimu dalam perjamuan agungNya.
Takdir menghalalkanku bagimu
Karena kita tak bisa sembunyi dari itu....
Ada dan Tiada
Aku tak perlu menyalahkan waktu
Adamu dibagian tiada duga
Antara datang di sela-sela lelah menyuguhkan senyum
Aku tidaklah kalah di medan hati
Adamu tetap di sisi tiada tergantikan
Seperti katamu, ketika keluhku jadi senandung hadirmu
"Dan kau yang terkuat"
Aku tak ingin meresah pilu
Adamu selalu di saat tiada henti menahan laju rindu
Dan aku tak sanggup berpaling muka menatapmu kembali terpuruk
Seperti katamu, ketika langkah hendak menyerah di titik semu
"Hanya kau satu-satunya semangatku bertahan"
Ada dan tiada adalah bagian yang kita lewati
Di jalanan terjal
Berliku penuh onak duri serta cercaan
Di persimpangan menentukan arah bijak kita pilih...
Ada dan tiada menjadi rahasiaNya kemudian hari...
Aku ada
Kau tiada
Kita akan berdiri sama dihadapanNya
Adamu dibagian tiada duga
Antara datang di sela-sela lelah menyuguhkan senyum
Aku tidaklah kalah di medan hati
Adamu tetap di sisi tiada tergantikan
Seperti katamu, ketika keluhku jadi senandung hadirmu
"Dan kau yang terkuat"
Aku tak ingin meresah pilu
Adamu selalu di saat tiada henti menahan laju rindu
Dan aku tak sanggup berpaling muka menatapmu kembali terpuruk
Seperti katamu, ketika langkah hendak menyerah di titik semu
"Hanya kau satu-satunya semangatku bertahan"
Ada dan tiada adalah bagian yang kita lewati
Di jalanan terjal
Berliku penuh onak duri serta cercaan
Di persimpangan menentukan arah bijak kita pilih...
Ada dan tiada menjadi rahasiaNya kemudian hari...
Aku ada
Kau tiada
Kita akan berdiri sama dihadapanNya
Rabu, 26 Mei 2010
Patah hati
Hidup adakah artinya???
berdiri di tepi karang..
menunggu matahari fajar..
Merah kilaunya..
bermakna dalam..
Ombak mengikis karang..
serpihan air laut berterbangan..
Aku hanya bisa diam..
saat kusadari aku kesepian..
Hanya alam yang menemani..
ku berbicara pada hujan..
Ku bersandar pada pepohonan..
mungkin aku hanya sendirian..
Tak ada malaikat dihatiku..
Mereka sudah pergi jauh..
Jauh dari hidupku..
Semua hanya dunia palsu..
Mengapa??
Mengapa Langit tak mendengar??
saat aku hanya bisa terdiam kesepian..
mengapa tak kau tolong aku yang menderita??
Percuma aku bertanya..
karena kau tak akan menjawab..
Hidup dan matiku juga kau tak pedulikan..
Buat apa aku ada..
berdiri di tepi karang..
menunggu matahari fajar..
Merah kilaunya..
bermakna dalam..
Ombak mengikis karang..
serpihan air laut berterbangan..
Aku hanya bisa diam..
saat kusadari aku kesepian..
Hanya alam yang menemani..
ku berbicara pada hujan..
Ku bersandar pada pepohonan..
mungkin aku hanya sendirian..
Tak ada malaikat dihatiku..
Mereka sudah pergi jauh..
Jauh dari hidupku..
Semua hanya dunia palsu..
Mengapa??
Mengapa Langit tak mendengar??
saat aku hanya bisa terdiam kesepian..
mengapa tak kau tolong aku yang menderita??
Percuma aku bertanya..
karena kau tak akan menjawab..
Hidup dan matiku juga kau tak pedulikan..
Buat apa aku ada..
Hanya Kenangan Semata
Kenyataan ini memang sungguh menyakitkan
Semua kisah tentang dirimu hanya kilasan dan bayangan
Keresahan yang selama ini aku rasakan
Terbukti sudah, kau sakiti hati ini
Kau khianati cinta kasih kita
Kini ku takbisa lagi melihatmu
Canda dan suaramu takbisa kurasakan
Hanya tinggal kenangan yang menyakitkan
Sungguh semua ini kutakbisa percaya
Dengan mudahnya kau tinggalkanku
Bukannya kamu sendiri yang bilang
Untuk setia menemaniku
Dan kau bilang
Aku harus jaga cinta ini hanya untukmu
Tapi justru kamu yang hancurkan semua
Kesetiaan yang selama ini aku jaga
Yang selama ini aku pupuk
Yang selama ini aku rasakan untuk kehadiranmu
Matahariku tak bersinar lagi
Bintangku tak bercahaya lagi
Hanya kupasrahkan semua kepada Allah
Ya Allah...........
Semua kisah tentang dirimu hanya kilasan dan bayangan
Keresahan yang selama ini aku rasakan
Terbukti sudah, kau sakiti hati ini
Kau khianati cinta kasih kita
Kini ku takbisa lagi melihatmu
Canda dan suaramu takbisa kurasakan
Hanya tinggal kenangan yang menyakitkan
Sungguh semua ini kutakbisa percaya
Dengan mudahnya kau tinggalkanku
Bukannya kamu sendiri yang bilang
Untuk setia menemaniku
Dan kau bilang
Aku harus jaga cinta ini hanya untukmu
Tapi justru kamu yang hancurkan semua
Kesetiaan yang selama ini aku jaga
Yang selama ini aku pupuk
Yang selama ini aku rasakan untuk kehadiranmu
Matahariku tak bersinar lagi
Bintangku tak bercahaya lagi
Hanya kupasrahkan semua kepada Allah
Ya Allah...........
Rabu, 24 Maret 2010
Cinta Putih
Ada bayang yang tak pernah pergi
Ada nama yang s’lalu mendiami
serta seutas wajah yang menerangi
Pada hati…bangkitkan semangat diri
tuk lalui hari-hari
Meski kutau bagiku takkan mungkin lagi ada dirimu
Tetap saja kubiarkan engkau mendiami seluruh taman asa
di antara kuntum bunga mawar yang pernah ada diantara kita
Merekah indah diantara ‘harap dan nyata’
Ada keyakinan yang tak terbeli
Oleh ribuan hari-hari penantian hati
Susuri hidup… walau tertatih seorang diri
dan kau tetap disana, diami sudut paling sunyi
dan suci…
Ada nama yang s’lalu mendiami
serta seutas wajah yang menerangi
Pada hati…bangkitkan semangat diri
tuk lalui hari-hari
Meski kutau bagiku takkan mungkin lagi ada dirimu
Tetap saja kubiarkan engkau mendiami seluruh taman asa
di antara kuntum bunga mawar yang pernah ada diantara kita
Merekah indah diantara ‘harap dan nyata’
Ada keyakinan yang tak terbeli
Oleh ribuan hari-hari penantian hati
Susuri hidup… walau tertatih seorang diri
dan kau tetap disana, diami sudut paling sunyi
dan suci…
ADAKAH ENGKAU MENCINTAIKU
Beribu hari ku lalui bersama mu….
namun kau tak pernah peduli kan hadirku….
berjuta masa ku menemani raga mu…
namun bathinmu tak pernah ingin kan ku…
hingga ambang batas rasa cintaku….
ku langkahkan kaki menjauhi mu….
namun tetap tak kau relakan….
apa yang sebenarnya ada dalam kalbumu???
cinta atau kah sebatas keinginan dan ke egoisan???
ku terdiam sejenak tuk memutuskan…
namun cinta ku pada mu tetap berkobar…
dan kuputuskan untuk tetap tinggal di dekat mu…
hari pun silih berganti…
namun kau tetap seperti yang dulu…
acuh dan tak peduli pada cintaku…
dan hingga batas waktu ini…
slalu dan kan slalu kUpertanyakan…
ADAKAH ENGKAU MENCINTAIKU
namun kau tak pernah peduli kan hadirku….
berjuta masa ku menemani raga mu…
namun bathinmu tak pernah ingin kan ku…
hingga ambang batas rasa cintaku….
ku langkahkan kaki menjauhi mu….
namun tetap tak kau relakan….
apa yang sebenarnya ada dalam kalbumu???
cinta atau kah sebatas keinginan dan ke egoisan???
ku terdiam sejenak tuk memutuskan…
namun cinta ku pada mu tetap berkobar…
dan kuputuskan untuk tetap tinggal di dekat mu…
hari pun silih berganti…
namun kau tetap seperti yang dulu…
acuh dan tak peduli pada cintaku…
dan hingga batas waktu ini…
slalu dan kan slalu kUpertanyakan…
ADAKAH ENGKAU MENCINTAIKU
Derai Hidup
Hidup…?
Apakah hidup ini sulit ..?
Terpaan seiring dengan dentang-dentang waktu
Tak akan kau berjalan bila tak ada sepatu…
Bekal itu akan berguna…
Menjadi perisai dalam laga
Ujung tombak yang harus kau asa
Singkirkan pula raksasa dunia…!!
Selalu dan terus maju…
Bukan kau ! tapi waktu itu !!!
Isak tangismu tak menghentikannya…
Dan tinta-tinta kisahmu terus berderai…
Diatas lembaran-lembaran hari..
Itu pasti…
Ketika tinta telah habis.
Dan kertas telah musnah.
Apakah hidup ini sulit ..?
Terpaan seiring dengan dentang-dentang waktu
Tak akan kau berjalan bila tak ada sepatu…
Bekal itu akan berguna…
Menjadi perisai dalam laga
Ujung tombak yang harus kau asa
Singkirkan pula raksasa dunia…!!
Selalu dan terus maju…
Bukan kau ! tapi waktu itu !!!
Isak tangismu tak menghentikannya…
Dan tinta-tinta kisahmu terus berderai…
Diatas lembaran-lembaran hari..
Itu pasti…
Ketika tinta telah habis.
Dan kertas telah musnah.
Kamis, 14 Januari 2010
SETIA
Baru kusadari
kini kau kekasih terbaik untukku
teman berbagi cerita
teman disetiap hariku
kau ajari diri ini
menjadi dewasa
tenangkan emosi diri
diri ini menjadi
sosok yang bijaksana
kekasihku dimanakah dirimu sekarang berada
sdalam luka yang kau tanam di hati
sdalam itu pula rasa sayang ini
slama luka bertahan
slama itu rasa sayangku mampu bertahan
sbesar rasa benci ku
sbesar itu pula rasa sayang ku
luka yang tiada kan berakhir
kn ada seiring dengan rasa sayang ini
luka yang kan ku bawa mati
begitu pula rasa sayang ini
kan ada hingga akhir hayat ku....
kasih....
kau katakan cinta itu indah
tapi mengapa ku menderita
saat aku mencintaimu
kasih...
kau katakan cinta membawa damai
tapi mengapa dendam yang kurasakan
saat cintamu melukaiku
kasih...
jangan katakan cinta tak harus saling memiliki
karena kau tak pernah mau melepaskanku
bebas mengepakkan sayapku
kasih...
kau katakan cinta mendatangkan bahagia
tapi mengapa kau sertakan dusta bersama cintamu
saat kau katakan akan slalu setia..
kasih....
sudahlah....
jangan berkata apapun
karena kurasa...
kau tak mengerti apapun tentang rasa cinta quw padamu
senyuman terukir menyinari
raut wajahmu....
terpancar keceriaan
dalam senyuman...
menerangi sudut hati
yang beralun menanti
hari yang ditunggu...
bening matamu menyinari
dedaunan rimbun....
yang mengalir lembut dalam
cinta dan kasih.....
yang akan menemanimu
menuju harapan dan cita-cita...
Siang kapankah engkau datang...?
Kusudah merindukan sinarmu...
Pagi yang cerah tak kunjung datang..
Bahkan semakin jauh dari inginku...
Aku kau anggap tak ada lagi..
Padahal kuslalu mengharapkan engkau..
Mungkin memang salahku..
Semua ini harus terjadi..
Karena aku manusia yang hina..
Kesempurnaan jauh dari benakku..
Aku tak punya apa-apa..
Hanya sebutir cinta yang suci...
Yang ingin kuberikan padamu..
Sayangnya...
Semua telah terlambat..
Panenan layu sebelum dituai...
Kutelah layu dalam keputusasaan..
Aku menangis...dalam kegundahan..
AKu tak sanggup lagi...
Aku tak sanggup lagi..
Aku gelap kembali...gelap dan gelap...
kini kau kekasih terbaik untukku
teman berbagi cerita
teman disetiap hariku
kau ajari diri ini
menjadi dewasa
tenangkan emosi diri
diri ini menjadi
sosok yang bijaksana
kekasihku dimanakah dirimu sekarang berada
sdalam luka yang kau tanam di hati
sdalam itu pula rasa sayang ini
slama luka bertahan
slama itu rasa sayangku mampu bertahan
sbesar rasa benci ku
sbesar itu pula rasa sayang ku
luka yang tiada kan berakhir
kn ada seiring dengan rasa sayang ini
luka yang kan ku bawa mati
begitu pula rasa sayang ini
kan ada hingga akhir hayat ku....
kasih....
kau katakan cinta itu indah
tapi mengapa ku menderita
saat aku mencintaimu
kasih...
kau katakan cinta membawa damai
tapi mengapa dendam yang kurasakan
saat cintamu melukaiku
kasih...
jangan katakan cinta tak harus saling memiliki
karena kau tak pernah mau melepaskanku
bebas mengepakkan sayapku
kasih...
kau katakan cinta mendatangkan bahagia
tapi mengapa kau sertakan dusta bersama cintamu
saat kau katakan akan slalu setia..
kasih....
sudahlah....
jangan berkata apapun
karena kurasa...
kau tak mengerti apapun tentang rasa cinta quw padamu
senyuman terukir menyinari
raut wajahmu....
terpancar keceriaan
dalam senyuman...
menerangi sudut hati
yang beralun menanti
hari yang ditunggu...
bening matamu menyinari
dedaunan rimbun....
yang mengalir lembut dalam
cinta dan kasih.....
yang akan menemanimu
menuju harapan dan cita-cita...
Siang kapankah engkau datang...?
Kusudah merindukan sinarmu...
Pagi yang cerah tak kunjung datang..
Bahkan semakin jauh dari inginku...
Aku kau anggap tak ada lagi..
Padahal kuslalu mengharapkan engkau..
Mungkin memang salahku..
Semua ini harus terjadi..
Karena aku manusia yang hina..
Kesempurnaan jauh dari benakku..
Aku tak punya apa-apa..
Hanya sebutir cinta yang suci...
Yang ingin kuberikan padamu..
Sayangnya...
Semua telah terlambat..
Panenan layu sebelum dituai...
Kutelah layu dalam keputusasaan..
Aku menangis...dalam kegundahan..
AKu tak sanggup lagi...
Aku tak sanggup lagi..
Aku gelap kembali...gelap dan gelap...
Sabtu, 28 November 2009
Masihkah quw bearti ?
Sore yang tenang itu penuh, kedamain dan ketentraman
Dengan tenang engkau di panggil menghadap Nya
Demikian tenangnya dikau, tak seorangpun tahu bahwa engkau tlah pergi
Seakan di sore yang tenang itu Allah mengundangmu dengan panggilan
Wahai jiwa yang tenang dan tentram,
kembalilah padaku dalam keadaan Redha dan di Redhai
Masuklah kedalam golongan hambaKu dan masuklah ke sorga Ku
Sorgalah yang pantas untukmu yang selalu mengabdi
Engkau mengabdi pada Tuhanmu dan engkau Abdikan semua ilmumu
Tubuhmu rapuh, namun semangatmu tangguh
Dalam sibukmu, kau slalu memikirkan kami
Dalam sakitmu, kau terus hadir
Dalam sakitmu, kau masih berkarya
Dalam sakitmu, kau selalu di hati kami
Hari ini quw tangisi kepergianmu
Walaupun quw tahu, kau tak pernah
Menangisi kepedihanmu
Banyak kemelut hidup yang telah kau lalui
Tapi engkau bagaikan karang dilautan
Diwajahmu terpancar Ilmu amaliah, dan amal ilmiah
quw selalu berusaha mengenal dirimu
berusaha meneladanimu.. tapi ?
Inilah yang tak pernah quw bisa!!! maafkan adikmu,
Disaat kau bahagia quw tak ada disampingmu
Sampai kepergianmupun quw tak disampingmu
Oh mengapa? Begitu kejamnya quw ?
ma2..pa2.. kuatkanlah anakmu
Selamat jalan, kakakku
Bahagialah kau disi Nya Amin...
Dengan tenang engkau di panggil menghadap Nya
Demikian tenangnya dikau, tak seorangpun tahu bahwa engkau tlah pergi
Seakan di sore yang tenang itu Allah mengundangmu dengan panggilan
Wahai jiwa yang tenang dan tentram,
kembalilah padaku dalam keadaan Redha dan di Redhai
Masuklah kedalam golongan hambaKu dan masuklah ke sorga Ku
Sorgalah yang pantas untukmu yang selalu mengabdi
Engkau mengabdi pada Tuhanmu dan engkau Abdikan semua ilmumu
Tubuhmu rapuh, namun semangatmu tangguh
Dalam sibukmu, kau slalu memikirkan kami
Dalam sakitmu, kau terus hadir
Dalam sakitmu, kau masih berkarya
Dalam sakitmu, kau selalu di hati kami
Hari ini quw tangisi kepergianmu
Walaupun quw tahu, kau tak pernah
Menangisi kepedihanmu
Banyak kemelut hidup yang telah kau lalui
Tapi engkau bagaikan karang dilautan
Diwajahmu terpancar Ilmu amaliah, dan amal ilmiah
quw selalu berusaha mengenal dirimu
berusaha meneladanimu.. tapi ?
Inilah yang tak pernah quw bisa!!! maafkan adikmu,
Disaat kau bahagia quw tak ada disampingmu
Sampai kepergianmupun quw tak disampingmu
Oh mengapa? Begitu kejamnya quw ?
ma2..pa2.. kuatkanlah anakmu
Selamat jalan, kakakku
Bahagialah kau disi Nya Amin...
Langganan:
Komentar (Atom)










